Susah Belok

Menjadi suami yang pengertian itu susah susah gampang. Artinya susahnya itu dua kali lebih banyak dari gampangnya. “Pengertian” disini maksudnya pengertian sama isteri sendiri lo…

Kata meme meme yang tersebar di dunia maya. Isteri itu ingin dimengerti. Sikapnya yang sering berubah-ubah, bukan kulitnya ya dan suka bilang terserah itu lah yang kadang dapat menjerumuskan suami ke wilayah konflik dan perang dingin. Hehe…

Namun bagi suami yang bisa mengambil pelajaran dari setiap peristiwa pedih semacam itu. Kebiasan isteri seperti itu akan dapat dihadapi dengan tenang dan bijaksana asal dapat mengulik sebab musababnya.

Baca lebih lanjut

Iklan

Movie: The Power of Love

Film the Power of Love yang diharapkan para pembenci aksi damai 212 tidak laku dipasaran dan berharap segera turun layar ternyata yang terjadi malah sebaliknya. Film ini mampu menyedot antusias masyarakat khususnya umat Islam untuk – sebagaimana tagar promosinya – memutihkan bioskop. Pada hari kedua penayangannya saja jumlah penonton sudah mencapai 152.607 orang

Walau banyak kampanye negatif dari pegiat medsos – satu misalnya denny siregar lewat akun twitternya yang saya printscreen,

Baca lebih lanjut

Minus Remaja Mesjid

Peringatan Isra Mi’raj di Komplek yang Digagas Emak-emak.

Libur resmi memperingati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW telah berlalu. Namun peringatannya masih dilaksanakan baik melalui institusi pemerintahan, sekolah, mesjid, musolla hingga kelompok perwiridan. Pelaksanaannya dibuat dalam acara resmi yang umumnya mengundang ustadz untuk memberikan tausiyah seputar Isra Miraj walau kadang materinya juga di luar tema yang diperingati.

Di komplek tempatku tinggal, acara peringatan Isra Miraj digagas ibu-ibu perwiridan. Karena yang menggagas ibu-ibu, maka dalam setiap menu acaranya pastilah ada aksi ibu-ibu yang tampil, terkecuali penceramahnya, entah kenapa bukan ustadzah.

Jarang dan belum pernah aku menyaksikan pengisi ceramah peringatan Isra Miraj maupun Maulid Nabi itu adalah Ustadzah. Mungkin karena Ustadzah termasuk makhluk hidup yang langka, atau jika pun ada agak susah mentolerir seorang Ustadzah berdiri berjam-jam di atas podium atau pentas dan memberikan ceramah di penghujung malam, biasanya peringatan hari besar Islam dilakukan malam hari.

Dulu, ketika masa aku sekolah

Baca lebih lanjut

Morning Bus

Menikmati polusi udara pagi bagiku adalah hal yang biasa, karena setiap pagi aku sudah berada dalam mopen untuk menuju ke tempat kerja. Di dalam mopen aku bersama penumpang lain yang punya tujuan sama. Mereka berpakaian seragam dinas warna coklat, dan ada yang menyembunyikannya dibalik sweater. Barangkali untuk menjaga seragamnya dari debu atau kotoran lain yang mungkin bisa menodai seragamnya. Begitu pula yang aku lakukan. Namun bajuku lebih berisiko karena warnanya putih.

Penumpang perempuan pada umumnya lebih suka menggunakan masker. Menurut fungsinya, masker digunakan untuk melindungi pernafasan dari debu dan bau. Namun saat ini masker seakan menjadi tren tersendiri bagi orang-orang yang bepergian. Tren yang baik buat kesehatan sih. Tapi kalau digunakan di dalam mopen, nampaknya hanya untuk kamuflase atau berfungsi lain. Tidur akan lebih nyaman dan lebih percaya diri karena tidak kuatir ilernya menetes dan menganak sungai.

Ketika aku berada didalam mopen, sesekali aku memperhatikan ninja-ninja yang sedang terlelap. Kuperhatikan motif maskernya. Ada yang polos, berwarna-warni dan ada juga yang bermotif tokoh kartun kayak Doraemon atau Spongebob. Masker kartun Upin Ipin ada nggak ya? Harusnya sih ada.

Yang tidak memiliki masker biasanya menggunakan sisa ujung

Baca lebih lanjut

Ekspedisi ke Goa Kalong

kolam teh tarik

Berpose sejenak untuk meninggalkan jejak

Kumatikan tivi setelah film Despicable Me 3 selesai kutonton. Film yang sebulan lalu didonlot tapi baru sekarang ditonton. Kubuka lebar pintu depan. Ini hari sabtu Jam 09.00 wib dan di luar sudah panas. Cahaya matahari langsung berebut masuk ke dalam rumah dan membuat aku silau.

Istriku datang menghampiri dan merengek minta raon-raon, mungkin maksudnya round-round. Dia bilang ada tempat wisata baru yang dekat tempat kami tinggal.

“Ayo lah kesana…” pintanya.

“Apa masih ada itu tempat wisatanya? Nanti udah tutup?” Aku teringat sebuah tempat wisata di Sibolangit, telaga dua warna yang sudah ditutup karena longsor sampai menewaskan 19 orang wisatawan lokal. Ada juga yang tutup karena preman setempat seperti warung nasi di sebelah kantor.

“Ya gak tau. Coba cek gugel.”

Itu saran yang sulit dibantah. Entah kenapa sekarang sepertinya tergantung banget sama yang namanya gugel. Ada sedikit hal yang nggak tau langsung buka gugel. Apalagi kalo ada perdebatan soal mitos atau fakta kehidupan berumah tangga, maka penyelesaiannya dengan mengetik keyword di gugel. Gugel seperti kitab suci untuk generasi instan. Termasuk aku kayaknya. Sesat.

“Abang gak ada paket. Pinjam hape adek la.”

Aku ambil hapenya yang tergeletak di atas tivi kubus. Lalu kucari nama lokasi wisatanya dan jarak yang harus ditempuh untuk sampai kesana bila berangkat dari rumahku dengan menggunakan google map. Wow… dekat. Cuma 45 menit bila ditempuh dengan Baca lebih lanjut

Arisan yang Luar Biasa

Rombongan arisan yang datang dari Asahan

Ini bulan September. Kata orang ini bulan musim penghujan, padahal sebenarnya ini bulan sembilan. Tetapi benar, hampir setiap hari hujan. Kadang-kadang deras, kadang gerimis, ia adalah orkestra alam yang dirigentnya adalah malaikat Mikail dan tidak ada manusia yang bisa tau dengan pasti hujan akan jatuh kemana, kecuali hanya mengira-ngira saja. Entah apa sebenarnya hubungannya hujan dengan cerita ini, jadi pengen nyanyi Terangkanlah….

Saat itu adalah hari minggu. Hari dimana dilaksanakan arisan keluarga besarku yang kali ini mendapat giliran adalah kakakku yang tinggal di Kota Lubuk Pakam. Maka peraturannya adalah, segenap peserta arisan keluarga haruslah datang ke tempat yang mendapat giliran. Baik itu yang berasal dari tempat yang dekat maupun dari tempat yang jauh. Namun apabila ada yang berhalangan untuk datang, hal itu tidaklah mengapa. Biasanya untuk peserta yang tidak datang akan menitipkan salam pada yang datang berikut alasannya mengapa tidak bisa datang. Karena itu adalah arisan keluarga, maka pesertanya adalah seluruh keluarga yang hubungan persaudaraannya berdasarkan garis patrilineal.

Baca lebih lanjut

Bumerang yang Baik

Aku ingin berbagi tentang setitik pengalaman hidup. Tentang usaha menggapai cita. Jika perjalanan hidupku seumpama berada dalam labirin, maka aku perlu usaha untuk sukses menuju pintu keluar. Dimana di tengah perjalanan, ada mungkin hal selama ini yang kita anggap kecil ternyata memiliki pengaruh besar menggenapi mimpi.

Kehidupan dengan jalan yang terjal ku mulai ketika mengawali kuliah di tahun 2001. Aku bukanlah seorang mahasiswa dari keluarga golongan “the havest” yang bisa memilih kuliah di lembaga pendidikan ternama dengan uang kuliah jutaan persemester. Rasa pesimis telah menderaku ketika menerima ijazah SMA. Apakah aku bisa melanjutkan studi ke tingkat Strata 1? Dari mana biaya kuliah dan biaya hidup tinggal di kota? Pertanyaan yang tidak bisa kujawab saat itu.

Baca lebih lanjut