Road to Berastagi : Gundaling Sunyi

image

Perdebatan mengenai tujuan rekreasi pada hari libur panjang kemarin akhirnya berakhir ketika diputuskan untuk rekreasi ke Gundaling, Berastagi. Dengan segenap kekuatan dan keikhlasan seadanya, kami pun pergi menuju tempat wisata yang dikenal dengan hawa dinginnya, kota Berastagi dan pasar buahnya yang segarrr.

Hawa dingin di Gundaling bukanlah berasal dari AC, tetapi mungkin dari udara gunung Sinabung yang letaknya tidak jauh dari situ. Karena letaknya di dekat pegunungan, maka tempat ini menyimpan banyak potensi wisata yang sangat recommended untuk didatangi.

Jika kamu lapar, kamu bisa mencicipi manis pedasnya jagung bakar dan jagung rebus di Berastagi. Kamu juga bisa memetik buah strawberry dan jeruk langsung dari pohonnya dan membayarnya sebelum dibawa pulang. Kamu juga bisa mengelilingi Gundaling dengan menaiki kuda atau sado. Tarifnya mulai dari 40 ribu sampai 150 ribu tergantung jarak yang ditempuh. Jangan kuatir. Kudanya bukanlah kuda liar yang bisa melemparkanmu dari pelana. Kamu juga akan diiringi si joki sehingga mengendarai kuda supaya baik jalannya. Hei tuktiktaktiktuk dst…

Kalau di Gundaling, kamu bisa merasakan aroma yang lumayan membuat lobang hidungmu bergerak-gerak menyempit yang berasal dari

Baca lebih lanjut

Tentang sebuah Rumah Sakit

image

Cairan infus

Cuaca di luar sangat panas. Tapi saya merasa kedinginan. Karena saya berada dalam ruangan ber AC, yaitu di dalam kamar sebuah rumah sakit. Nama kamarnya Catelia 1.

Bukan saya yang sakit, melainkan isteri, dari informasi yang kudapatkan dengan bertanya pada pegawai administrasi. Penyakit yang bersemayam di tubuhnya bernama Colic Abdomen. Yaitu suatu penyakit

Baca lebih lanjut

Kala Anak Band Mendapatkan Hidayah

Jika kamu pencinta musik Indonesia, mungkin kamu tidak asing dengan nama grup band seperti Sheila on 7, Matta Band dan Nineball. Ketiga grup band itu telah menetaskan lagu yang easy listening dan memiliki banyak penggemar di seantero Indonesia. Nah, itu tadi bandnya, bagaimana dengan salah satu personel dari setiap band itu ternyata memberi cerita lain bagaimana dunia musik yang selama ini mereka jalani membuka jalan lain untuk mengenal dunia lain, dunia yang membawa mereka lebih mencintai Allah dan Rasulnya. Paling tidak itulah yang terbersit dari apa yang saya saksikan di acara salah satu televisi swasta nasional pada tanggal 21/06/2015.

Sunu saat sebelum dan sesudah Hijrah

Sunu saat sebelum dan sesudah Hijrah

Sunu (Matta Band), Sakti (ex Sheila on 7) dan Ray (Nineball) adalah pemusik yang kini lebih banyak mendedikasikan dirinya di jalan agama. Secara lahiriyah, perubahan itu nampak dari tampilan gaya dan pakaian mereka yang jauh dari kesan sebagai anak band. Mereka nampak lebih santun dalam berbicara, lebih banyak menundukkan pandangan, memelihara jenggot dan berpakaian gamis. Saya sering melihat tampilan seperti mereka yang biasa dikenal dengan istilah Jamaah Tabligh, yaitu sekelompok orang yang memilih jalan dakwah, mengingatkan sesamanya dan menghidupkan sunnah nabi. Terlepas Baca lebih lanjut

Refleksi di Ramadhan

Bulan ramadhan telah mendekapmu, kuat. Kuat sekali. Memintamu untuk segera membasuh hatimu agar bersih. Agar jernih. Hingga hatimu kembali bercahaya memantulkan kebaikan-kebaikan kesekelilingmu.

Noda-noda yang tersisa barangkali adalah keegoisan yang belum sepenuhnya terkendali. Hingga acapkali dirimu tak dapat mengerti bahwa pesan kebenaran bukan menuruti kehendakmu.

Ramadhan seharusnya adalah penawar amarahmu kala mendapati sesuatu yang tak sesuai dengan harapanmu. Ramadhan juga menjadi tameng kala hawa nafsumu coba mengalahkan akal sehatmu.

Ramadhan hanyalah

Baca lebih lanjut

Tinju

image

Bah, menang pulak si Mayweather ini betinju sama si Pacman. Kok bisa ya, padahal sepanjang pertandingan dia asik belari kincah kirap kesana-kemari menghindari pukulan si Pacman. Sesekalinya dia mukul, itu pun banyakan tak kenaknya. Apa ada kecurangan sama juri, tak taulah awak. Awak cuma menonton langsung dari tipi nya, itu pun tak full karena menyambil main internet ataupun terkencing ke kamar mandi.

Sebenarnya bisa nya kita tengok dari slow motion yang ditayangkan setiap jeda ronde. Tapi tipi Indonesia ni kalo menayangkan tinju asik iklaaan aja yang ditonjolkan. Entah iklan apa ajalah, sampe layar tipi pun bisa tiba-tiba berubah jadi kecil karena si iklan harus nongol di tengah pertandingan. Iklan ini tak hanya di pertandingan tinju aja nya, di pertandingan sepak bola yang tayang di tipi pun gitu jugak. Akhirnya, tak bisa lah tetengok slow motionnya. Entah pukulan siapa yang kenak, entah siapa yang meleset. Tapi sepanjang pertandingan

Baca lebih lanjut

Suatu Malam Bersama Kakek

Malam itu terasa sejuk, udara dari AC bergumul menyesaki ruang mesjid. Sehabis shalat sunat ba’da maghrib, aku tidak langsung pulang ke rumah seperti biasa, karena tiba-tiba aku ingin duduk dekat kakek marbot, jamaah biasa memanggilnya kakek Rusdi.

Jarang aku mengobrol dengan beliau yang usianya kini sudah memasuki kepala tujuh. Tubuhnya yang kurus dan guratan-guratan diwajahnya menunjukkan ke-aki-annya. Namun begitu, ia tetap semangat mengurus mesjid, menghidupkannya setiap lima waktu, menjadi muazzin dan imam solat.

“Nggak pulang kampung Di, libur panjang kan?” Dia langsung menyapaku begitu kuletakkan pantatku di sampingnya. Beliau bilang libur panjang karena hari jumat bertepatan tanggal merah, saat umat Kristiani memperingati wafatnya Jesus.

“Nggak kek, di sini aja nemenin kakek, he… he…” Kakek tersenyum.
“Kakek kemana nih liburan? Masa di mesjid aja.”

“He… he… Nggak ada. Nanti sepala pergi, perginya jauh ya kan.” Memang benar, kakek kalau pergi biasanya ziarah ke Air Batu yang berjarak 3 jam dari Kota Tebing Tinggi, sekali waktu dia pergi ke Jawa dibawa saudara kandungnya. Kalau kakek sudah pergi, maka jamaah akan kelimpungan mencari siapa yang jadi imam solat.

“Kakek nggak kesepian? Tinggal sendiri di mesjid.” Kakek belum menjawab pertanyaanku. “Ceritain lah kek tentang nenek.”

Dia tersenyum, memang sepertinya tersenyum, walau

Baca lebih lanjut

Mimpi Buruk

Ketika tidur kita akan mengalami peristiwa yang aneh, mimpi. Ada mimpi indah dan ada mimpi buruk. Kita tidak dapat memilih antara keduanya ketika hendak tidur bahkan ketika tidur. Namun kita bisa mencegah mimpi buruk datang, yaitu dengan cara tidak tidur.

Mimpi buruk katanya tidak boleh diceritakan. Mimpi indah barulah boleh. Kalau saya malah sering lupa. Kecuali mimpi buruk yang membuat sampai terjaga biasanya akan selalu teringat. Seandainya aja kita bisa mengatur mau mimpi apa malam ini, tentu kita akan selalu mengarang mimpi-mimpi yang indah. Mau mimpiin artis idola, orang yang kita suka atau mimpiin kota-kota atau tempat favorit yang belum pernah dikunjungi. Terserah apa saja dan kita pun menikmatinya di alam mimpi.

Mimpi terkadang menyimpan rahasia kehidupan yang ada hubungannya dengan masa depan. Jika engkau ingat mimpimu, catatlah agar esok dan seterusnya engkau masih tetap mengingatnya, maknailah mimpi yang engkau alami itu karena pada suatu hari kamu akan mengalami sebuah kejadian yang ada hubungannya dengan mimpi itu. Kamu akan mengatakan “Sepertinya ini ada hubungannya dengan mimpi kemarin.”

Saya pernah mengalami mimpi yang sepertinya Baca lebih lanjut

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 974 pengikut lainnya.