Marah kepada Siapa?

Pagi itu Digol membawa sepedanya ke doorsmeer untuk menempel ban belakang sepedanya yang bocor. Jangan ditanya mengapa doorsmeer bisa menempel ban. Itu seperti bertanya mengapa ada odong-odong di ****mart.

Sedang asyik menonton pertunjukan memasak ban, tiba-tiba Digol dikejutkan suara nenek-nenek setengah berteriak dari arah samping teras doorsmeer.

“Pulang kau! Pagi-pagi udah melalak aja entah kemana. Capek orang mencarinya. Kupotong lah kau nanti”.

Mata Digol kearah sumber suara dan berpindah mencari target marah si nenek.

“Aneh. Gak ada orang pun. Siapa gerangan yang beliau marahi?”

Kepala Digol celingak-celinguk mencari. Tidak ada makhluk lain kecuali dilihatnya seekor Entok berjalan bergeol-geol kearah si nenek.

Anjay… Eh enjoy

Sungai Parbahingan, Indah namun Berbahaya

Sungai Parbahingan dinamai sama dengan keberadaannya yaitu di Desa Parbahingan Kec. Kotarih Kab. Serdang Bedagai. Untuk sampai menuju kesana tidaklah sulit, karena bisa dilacak melalui google map. Kondisi jalan juga lumayan baik, dapat dilalui kendaraan roda empat. Hanya saja ketika memasuki lokasi wisata tersebut, kontur jalan belum aspal dan banyak lubang disana sini. Kalau mobilnya ceper mesti lebih berhati-hati agar tidak menyeret batu.

Memasuki kawasan wisata Sungai Parbahingan ini kamu akan menjumpai pos yang akan menyetop kamu dan meminta uang kebersihan sebesar 15.000 kalo nggak salah (pake kwitansi padahal, tapi akunya lupa 😀). Setelah dari pos itu kamu akan menempuh jarak kira-kira 1 Km untuk sampai di sungai yang lebar itu.

Sungai Parbahingan

Sungai Parbahingan merupakan sungai dengan bebatuan yang landai dan air yang cukup deras. Kita bisa duduk berselonjor di atas bebatuannya sambil menikmati pijatan air. Jika ingin mendapatkan tendangan air yang lebih keras, cobalah duduk atau berdiri di bawah bebatuannya yang tinggi, tetapi harus hati-hati tergelincir dan terbawa arus.

Bagi kamu yang mau kesana untuk mandi-mandi atau hanya menikmati pemandangannya aku saranin…

11# Serial Kerajaan Bedogol – Gara-Gara Corona

Di hampir seluruh pelosok negeri, tersiarlah kabar buruk bahwa telah datangnya sejenis penyakit yang ditimbulkan oleh virus yang menyerupai flu yang dapat menyebabkan kematian. Kabar tersebut telah banyak terbukti karena banyak hulubalang telah menyaksikan melalui televisi dan berita media daring korban-korban yang berjatuhan dan menghembuskan nafas terakhir dengan rasa sesak dan batuk kering. Kerajaan Bedogol melalui Baginda raja memerintahkan seluruh rakyatnya untuk berhati-hati untuk tidak berkeliaran dan para hulubalang diwajibkan memakai masker baik ketika di luar istana maupun di dalam istana. Perintah ini tidak lain dan tidak bukan adalah untuk menjaga keselamatan para hulubalang yang menggantungkan hidup mereka di istana. Jika satu hulubalang saja terkena, maka penularan bisa saja terjadi bahkan sampai kepada baginda raja. Apakah kamu tahu apa yang terjadi jika wabah sampai ke istana? Raja akan diisolasi, tetapi tidak bersama dayang-dayang yang cantik jelita seperti raja di negeri seberang sana, Thailand. Virus yang berbentuk mahkota bernama Corona itu tidak pandang bulu siapa yang dihinggapinya. Seolah-olah virus corona sedang mendapatkan panggungnya dan bernyanyi

Orang kaya mati, orang miskin mati

Raja-raja mati, rakyat desa mati

Situasi di kerajaan bedogol sedikit panik dan mulai menyalakan tanda bahaya. Kerajaan bedogol yang selama ini menerima upeti dari rakyatnya mulai mendapatkan imbas dari kemunculan monster kecil corona. Banyak diantara rakyat negeri bedogol kesulitan untuk membayar upeti karena rakyat kesulitan untuk bekerja. Selain karena rasa takut yang menghinggapi ketika berangkat bekerja dari rumah, rakyat juga kesulitan bekerja karena tempat mereka bekerja juga ditutup. Para nelayan takut melaut, ibu-ibu takut pergi ke pasar, pasar menjadi sepi, orang yang berjualan di pasar memasang wajah sedih karena dagangan mereka belum ada yang membeli. Jika ada yang membeli, itu karena mereka memiliki uang dan keberanian atau karena terpaksa. Para pedagang makanan mengeluh karena dagangannya tidak laku, akhirnya para pedagang makanan itu memakan dagangannya s endiri dibantu kucing dan ayamnya.

Maruf Amin Ngapain?

Ulang tahun bagi hampir seluruh manusia di bumi ini merayakannya, bila pun tidak merayakan ya dirayakan. Mungkin nabi-nabi sebelum Isa yang tidak ada perayaan hari kelahirannya, seperti natal, walau masih jadi perdebatan akan kebenaran tanggal 25 Desember sebagai tanggal kelahirannya.

Jika yang berulang tahun orang biasa maka ya biasa saja, tapi jika yang berulang tahun itu orang terkenal, pejabat publik, artis maka akan menjadi berita di televisi dan koran-koran. Padahal entah apa gunanya bagi pembaca yang tidak kebagian kue ulang tahunnya. Entah apa yang menarik dari ulang tahunnya seorang selebritis atau anak selebritis, tapi jika ditanya pada fans nya pastilah ulang tahun tokoh idolanya itu menjadi hari keramat bagi mereka. Bahkan para fans itu rela menghabiskan uangnya untuk membelikan kado dan lain sebagainya yang sangat mungkin tidak dibutuhkan si artis. Bodoh kali kelen wahai para fans 😀

Selain artis, ada tokoh nasional yang sedang berulang tahun di tanggal 11 Maret ini. Baca lebih lanjut

Welcome 2020

Nggak kerasa ya udah tahun 2020 aja. Begitu cepat waktu berlalu membuat diri semakin menua alih-alih dewasa. Begitu cepatnya tahun 2020 itu datang sehingga aku nggak sempat mikirin resolusi. Let it flow aja lah. Sungguh hidup yang tidak punya perencanaan. Menyedihkan.

Di awal tahun baru memang udah kerasa menyedihkannya ketika sudah memasuki tahun baru aku dan teman-teman masih di kantor nungguin closing tutup buku perusahaan tempatku bekerja. Udah pukul 3 belum ada tanda-tanda dari kantor pusat untuk segera closing. Parah sih. Tapi karena setiap tahun selalu begitu jadinya maklum.

Nah, kalo dilihat-lihat tahun 2020 ini punya angka yang unik ya… Disana ada angka kembar 20 dan 20. Apa sebenarnya makna angka itu?

Nggak ada sih. Kecuali hanya angka saja.

Tapi kalau yang aku baca dari ilmu numerologi, angka 2020 itu merupakan kombinasi angka membawa energi yang kuat. Apakah kita akan menjadi superhero karena akan mendapat kekuatan energi di tahun 2020 ini seperti layaknya superman?

Mungkin maksudnya di tahun 2020 ini orang akan lebih bersemangat mencapai tujuan hidupnya, cita-citanya, ambisinya. Begitu yang dikatakan ilmu numerologi. Apakah benar angka tahun itu berpengaruh dengan kehidupan kita? Boleh percaya boleh tidak. Tapi bagiku setiap orang memang punya tujuan hidup dan setiap orang akan berusaha mencapainya tanpa melihat angka-angka tahun itu kecualinya hanya sebagai batas target kapan tujuannya itu tercapai.

Tahun 2020 ini tentu aku punya banyak keinginan yang belum kesampaian dari tahun-tahun kemarin. Harapannya di tahun 2020 ini bisa tercapai. Diantaranya:

  • Pengen punya momongan, kalo bisa kembar. Amiin ya Allah
  • Pengen bisa nyelesaian S-2 nya dengan baik. Nggak pake cuti kuliah (padahal baru semester 1)
  • Pengen bawa jalan-jalan orangtua dan mertua tapi aku yang nanggung semua biaya jalan-jalannya. Pengennya ke luar negeri, tapi wisata domestik dulu lah ya…
  • Pengen punya sawah.
  • Pengen punya usaha sampingan.

Itu dulu lah resolusinya, nanti banyak-banyak jadi nggak fokus. Semoga malaikat beserta orang-orang yang baca tulisan ini mengaminkannya…

Selamat menempuh tahun 2020 dengan semangat ya… semoga kita semua sukses lahir batin.

Nenek Penebar Kisruh

Hei nenek tua bersanggul konde

Engkau nampak masih semangat saja

Mengusik hati umat Islam

Dengan mulutmu yang berbisa

Lidahmu yang tajam setajam tusuk gigi

Tak henti engkau bertingkah

Seolah mencari masalah

Lalu bermain kata

Tak mengaku membandingkan RASUL kami dengan ayahmu

Walau dirimu tak merasa bersalah

Kami berusaha maklum karena pikiranmu rusak parah

Kemarin kau bandingkan suara kidung lebih indah ketimbang azan

Baru ini kau bandingkan RASULULLAH dengan ayahmu

Mungkin esok hari kau akan cari lagi sensasi

Engkau seberani itu karena umat tak mau menghakimimu

Engkau seberani itu karena hukum tak menyentuhmu

Engkau seberani itu karena engkau tak berakal sehat

Engkau seberani itu mungkin karena tidak mengenal rukun iman

Hei nenek tua penebar kisruh

Umat Islam begitu pemaaf padamu

Mediasi menjadi jalan bagimu untuk lebih percaya diri bahwa engkau tidak bersalah

Kami marah juga sedih

Bila orang sepertimu begitu bebas menista Rasul kami

Tapi masih bisa hidup senang dan tenang

Engkau berlindung di balik Pancasila sambil menista agama

Semoga saja nanti, dirimu yang renta mati dipatuk burung garuda