Mimpi Buruk

Ketika tidur kita akan mengalami peristiwa yang aneh, mimpi. Ada mimpi indah dan ada mimpi buruk. Kita tidak dapat memilih antara keduanya ketika hendak tidur bahkan ketika tidur. Namun kita bisa mencegah mimpi buruk datang, yaitu dengan cara tidak tidur.

Mimpi buruk katanya tidak boleh diceritakan. Mimpi indah barulah boleh. Kalau saya malah sering lupa. Kecuali mimpi buruk yang membuat sampai terjaga biasanya akan selalu teringat. Seandainya aja kita bisa mengatur mau mimpi apa malam ini, tentu kita akan selalu mengarang mimpi-mimpi yang indah. Mau mimpiin artis idola, orang yang kita suka atau mimpiin kota-kota atau tempat favorit yang belum pernah dikunjungi. Terserah apa saja dan kita pun menikmatinya di alam mimpi.

Mimpi terkadang menyimpan rahasia kehidupan yang ada hubungannya dengan masa depan. Jika engkau ingat mimpimu, catatlah agar esok dan seterusnya engkau masih tetap mengingatnya, maknailah mimpi yang engkau alami itu karena pada suatu hari kamu akan mengalami sebuah kejadian yang ada hubungannya dengan mimpi itu. Kamu akan mengatakan “Sepertinya ini ada hubungannya dengan mimpi kemarin.”

Saya pernah mengalami mimpi yang sepertinya Baca lebih lanjut

Panitia Lomba

Itu adalah hari sabtu pagi, ketika pagi itu aku dua kali datang ke mesjid. Yang pertama untuk shalat subuh dan kedua untuk membantu persiapan pelaksanaan MTQ (Musabaqah Tilawatil Quran) yang diadakan di mesjid kelurahan tempatku tinggal.

Bangku-bangku plastik telah tersusun rapi, mimbar tempat mengaji sudah dihias indah, cuaca juga mendukung karena matahari entah kemana. Dekorasi yang sederhana namun orang tidak perlu menebak kalau di mesjid ini sedang mengadakan lomba MTQ, karena sudah ada spanduk terpasang di pagar mesjid yang menjelaskan hal itu.

Ada tiga tingkatan yang diperlombakan dalam MTQ tingkat kelurahan ini, tingkat anak-anak, remaja dan dewasa. Untuk tingkat anak-anak, peserta begitu membludak, tingkat remaja juga. Sedangkan tingkat dewasa sangat miskin peminat karena hanya diikuti dua peserta untuk tingkat putra dan dua peserta untuk tingkat dewasa putri. Lucunya, tingkat dewasa putri diikuti kakak beradik sehingga mereka menjadi juara satu dan dua, sedangkan tingkat dewasa putra tadinya hanya terdaftar satu orang, untungnya salah satu teman panitia segera mengabari seorang temannya yang masih dalam wilayah kelurahan tempat dilombakannya MTQ itu untuk menjadi peserta. Tentu saja mau karena apapun ceritanya, juara dua sudah di tangan.

MTQ ke-47 Kelurahan Tebing Tinggi

MTQ ke-47 Kelurahan Tebing Tinggi

Aku ditawarin juga untuk menjadi peserta dewasa putra, supaya peringkat tiga ada juaranya. Hahaha, apa kata dunia kalau panitia ikut jadi peserta. Apalagi kapasitas mengajinya kalah jauh sama tingkat remaja. Mereka bisa menguasai beberapa jenis qiraah dan melantunkannya dengan baik. Lah aku cuma mengaji biasa seperti membaca wirid yasin.

Lagian aku sudah punya tugas sendiri. Jadi juru foto MTQ, itupun atas inisiatif sendiri setelah melihat tidak ada petugas panitia yang mengabadikan acara ini ke dalam dunia digital. Buru-buru aku pulang ke rumah mengambil kamera semi pro ku. Itung-itung fotonya nanti bisa jadi pendukung waktu update blog. Hehehe…

MTQ tingkat kelurahan ini memang sangat ramai, ya… ramai peserta maksudnya. Beda sama acara kibotan (keyboard) yang bisa membuat jalan macet karena ramai penonton dan ramai orang berjualan. Di acara MTQ ini paling banter orang jualan rujak dan bakso bakar. Coba kalau pasar malam atau kibotan, mau jualan apa aja ada, dari balon gas sampai jual gasnya juga ada.

Intinya sih cuma mau bilang kalau Baca lebih lanjut

Antara Rumah Kontrakan dan Tetangga

Nggak kerasa ternyata udah genap setahun aku menempati rumah kontrakan yang panas ini kalau lagi musim panas. Itu artinya harus nyiapin duit buat bayar kontrakan lagi untuk setahun ke depan. Sempat juga terfikir mau nyari kontrakan baru yang lebih murah, tapi mikirin nyari rumah dan harus angkut barang membuat niat itu lebih baik dipadamkan.

Sedikit kugambarkan keadaan rumah kontrakanku. Dia memiliki dinding beton, atapnya seng, lantainya keramik dan plafonnya asbes, dilengkapi dengan air sumur bor dan dari PAM juga dialiri listrik dari PLN. Kok seperti laporan taksasi ya…

Di dalamnya terdapat dua kamar tidur, ruang tamu, ruang keluarga dan 2 kamar mandi. Dapurnya juga ada sehingga kami bisa memasak. Dapurnya dilengkapi dengan rak kayu yang menempel di dinding tetapi tidak berjalan-jalan seperti cicak. Di dalam rak-raknya bisa diletakkan bahan-bahan dan alat-alat memasak. Di bawah meja dapur terdapat sekat-sekat yang dapat digunakan untuk menyimpan tabung gas, fungsi lainnya adalah tempat kecoa bersembunyi.

Istriku bilang rumah kontrakan sudah dibayar. Wah aku senang sekali. Dia memang pintar memanfaatkan uang pemberian suaminya. Jadi sekarang nggak takut kalau diusir sama si empunya rumah. Dengan diterimanya uang kontrakan setahun, maka akan amanlah untuk setahun ke depan. Istriku juga bilang kalau si empunya rumah mau menitip aquariumnya.

“hah, kapan?” tanyaku.

“Belum tau, nanti dia akan bilang kalau jadi. Cuma mau kita letakkan dimana ya? Kan kita tidak punya meja untuk tempat aquariumnya?”

“Nanti kita beli.”

“Pakek duit abang ya?”

‘Hah?”

“Nanti mau  pelihara ikan apa?”

“Ikan gembung aja.”

“Udahlah, nggak serius kalau ditanya.” Istriku mulai ngambek.

“Iya, kan sering beli ikan, daripada diletak di kulkas, kan mending diletakkan di aquarium dulu.”

Akhirnya percakapan terhenti sampai disitu karena dia beneran ngambek.

Dibalik rasa senang telah melunasi sewa kontrakan, ternyata ada rasa sedih yang mengiringi, karena disaat yang bersamaan, Baca lebih lanjut

Sahabat Dunia Akhirat

Sahabat itu adalah teman, teman belum tentu sahabat. Sahabat itu adalah sisi kita yang lain. Itu kenapa ada pepatah Islam, jika ingin mengetahui seseorang, lihat siapa sahabatnya. Karena kita dan sahabat boleh dikata seperti cermin yang selalu menampilkan siapa kita sebenarnya.

Mencari teman itu gampang, tapi mencari sahabat itu sulit. Tentu saja sulit mencari orang yang tidak mau berbasa basi, yang mau menyampaikan kekurangan kita, mengkritik kita, menyampaikan sesuatu yang benar dan memperbaiki kesalahan kita, turut merasakan apa yang kita rasakan (empati), saat kita bersedih ia akan hadir memberikan semangat, saat kita senang dia turut berbahagia.Ketika ada seseorang yang bisa melakukan hal semacam itu, maka ia telah menjadi sahabat kita.

Sahabat tentu saja tidak harus seagama bila persahabatan itu semata urusan duniawi. Namun bagaimana kita bisa melangkah dengan bijak dan tetap pada aturan ilahiyah dalam bekerja atau beraktivitas, maka kita tidak hanya membutuhkan sahabat yang seagama, namun juga sahabat yang punya ilmu agama, cukup itu saja? Tidak, karena jika punya ilmu agama tetapi tidak melaksanakannya, maka kita akan terpercik api kemunafikan darinya.

Sadar atau tidak, langkah yang kita ambil atau keputusan yang kita buat sedikit banyak dipengaruhi sahabat kita. Bila bersahabat dengan tukang las, maka engkau bau asap, bersahabat dengan penjual parfum, niscaya engkau pun ikut menjadi harum. Maka pemilihan sahabat itu lebih penting dari pada memilih presiden, salah memilih presiden menyesalnya sampai 5 tahun, itu pun kalau tidak keduluan dilengserkan, namun salah memilih sahabat bisa salah tujuan, tak selamat badan keseberang.

Apakah sahabat bisa tak bersahabat atau terputus? Bisa saja apabila Baca lebih lanjut

Karang Anyar, Bak Telaga Mempesona

Jernihnya Karang Anyar, tenangkan hati

Jernihnya Karang Anyar, tenangkan hati

Kalau ada tanggal merah di kalender, itu adalah hari yang membuat saya bingung, kemanakah saya harus menghabiskan hari libur ini? Banyak orang menggunakan hari libur untuk pergi rekreasi, sebagian orang menggunakannya untuk beristirahat karena lelah bekerja setiap hari. Sekelompok kecil menghabiskan hari liburnya dengan bekerja lembur,aku sendiri termasuk ketiga golongan itu. Wakwau…

Tidak kebetulan, sanak keluarga dari isteri berkunjung ke rumah saat hari libur kemarin. Ramai sekali, sampai dua mobil. Alhamdulillah, mereka menginap satu malam. Esoknya sebelum kembali pulang, mereka kami bawa dulu jalan-jalan ke tempat wisata di Siantar.

Karang Anyar, dari namanya itu adalah nama sebuah tempat di pulau Jawa sana, tapi di Pematang Siantar, nama Karang Anyar sudah tidak asing lagi karena menjadi nama sebuah tempat wisata Pemandian Alam.

Untuk menuju kesana sangatlah mudah, aktifkanlah GPS lewat ponsel pintarmu, lalu ketiklah tempat kamu berada dan ketiklah tempat tujuan kamu, yaitu Karang Anyar Simalungun, nanti akan muncul map
yang akan menuntunku kesana. He…he…

Itu beneran loh, saya awalnya tidak tahu dimana itu Pemandian Alam Karang Anyar, tapi berkat GPS di smartphone itu, saya dan saudara-saudara saya sampai juga disana, ada juga sih nanya-nanya warga sekedar untuk memastikan jalan yang dilalui itu benar atau tidak.

Bila ditempuh dari kota Medan menuju Pemandian Alam Karang Anyar Kec. Gunung Maligas Kabupaten Simalungun sekitar 128 Km atau kira-kira 2 Km setelah memasuki Kota Pematang Siantar. Jalan yang dilalui tergolong bagus karena sudah aspal, walau ada sedikit bolong disana-sini dan sedikit sempit namun untuk kendaraan roda empat tidak menjadi masalah berarti.

Sampai di gapura atau pos selamat datang kita akan Baca lebih lanjut

Berenang Siang

Kapan terakhir kali kamu berenang? Apakah kamu berenang tidak pakai baju? atau pake singlet supaya perutmu yang tumpah itu tidak kelihatan? Kapan terakhir kali kamu pergi ke kolam renang? Apakah makhluk aquarius selalu pandai berenang? Ini pe-er ya… kerjakan di blog masing-masing.

Hari sabtu sekira pukul sembilan lewat sekian, tiba-tiba istri mengajak pergi berenang. Entah mengapa ia tiba-tiba kepingin berenang, karena saya melihat kesungguhan diwajahnya, saya mengiyakan saja. Hitung-hitung mengisi waktu libur.

Sasaran untuk berenang hari itu adalah kolam renang Bayu Lagoon. Bayu Lagoon sendiri merupakan sebuah nama resto yang memiliki kolam renang. Kami memilih tempat itu karena kami tidak tahu lagi dimana kolam renang yang lebih bagus dari kolam renang Bayu Lagoon. He… He…

Untuk menghilangkan kesan bulan madu, istri mengajak anak tetangga yang kira-kira berusia 5 tahun untuk ikut serta, awalnya si Nazli malu-malu, lama-lama mau ikut juga. Dengan mengendarai sepeda motor sampailah kami di Bayu Lagoon dengan selamat tanpa kurang suatu apapun, eh, ada sih yang kurang. Plastik kresek untuk tempat pakaian basah lupa dibawa.

Untuk mandi di kolam renang Bayu Lagoon itu, kamu harus Baca lebih lanjut

Kereta Api

Atap gerbong KA

Atap gerbong KA

Malam minggu ini aku lagi duduk-duduk di kursi kereta api. Ngapain? Ya duduk saja tapi dengan duduk-duduk begini bisa sampai ke Medan, karena keretanya jalan. Sebenarnya nggak jalan sih, karena kereta tidak punya kaki. Melainkan roda besi yang jumlahnya banyak sekali.

Malam ini saya duduk-duduk di kereta api dan melewatkan konser D’massiv di lapangan kota. Lapangan itu biasa disebut anjungan Sri Mersing. Lapangan yang harusnya bangga karena banyak artis ternama pernah mejeng di sana. Seperti Wali Band, Judika, Five Minutes, Andra & the Backbone, Setia Band dan masih banyak lagi dan mungkin minggu-minggu kedepannya akan ada artis lain yang datang menyanyi.

Asyiknya, penonton tidak perlu membayar untuk menyaksikan mereka karena sudah dibayar perusahaan rokok. Tidak perlu juga Baca lebih lanjut

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 943 pengikut lainnya.