Nggak Nonton Malah Menang

adu argumenKadang-kadang keyakinan berbanding terbalik dengan kenyataan. Misalnya kamu yakin kamu akan melakukan sesuatu yang kamu senangi hari ini, eh tau tau ada sesuatu yang bikin kamu batal melakukannya. Takdir.

Yah begitulah, padahal awalnya aku udah yakin sekali bakal nonton pertandingan el clasico di Camp Nou dini hari (21/4) jam 01.00 wib. Alarm di hp pun udah diaktifkan agar pukul 01.00 wib nanti dia bisa menjerit-jerit membangunkan. Aku pun bersiap tidur dulu agar pas nonton nanti kondisi benar-benar fit gak sambil nahan kantuk, saat itu masih pukul 23.35 wib.

Pukul 00.00 wib, abangku membuka pintu kamar, bangunin sekaligus nanya jam berapa kick off dimulai antara Barcelona vs Real Madrid. “Jam satu maennya bang,” jawabku teler. Dia pun menutup kembali pintu kamarku

#####

Pintu kamar dibuka lagi, abang bangunin untuk kali kedua pada waktu yang tidak tepat. TELAT DUA JAM! Udah pukul 3 dini hari, aku langsung lompat dari tempat tidur dan nyetel tv one. Ouw… pertandingan tinggal menyisakan waktu 4 detik  lagi di babak kedua.

Wadoohh, benar-benar kecewa. Sebagai madridista sejati gak nonton el clasico adalah sebuah keajaiban alias musibah. Pertandingan dengan tensi tinggi yang dialami pemain sekaligus penonton, belum lagi tensi menghadapi sms dari para pendukung barca yang biasanya masuk ke hp ku kalo gawang madrid kebobolan.

Tapi alhamdulillah madrid bisa bawa pulang tiga poin dari Camp Nou (nggak nonton malah menang). Barca yang main di kandang sendiri ternyata bisa dipecundangi Real Madrid. Seperti apa ya rasanya kalah dari Madrid di kandang sendiri, apalagi sama pendukung barca yang suka smsin dan nelpon aku kalo Madrid lagi kalah, ibaratnya rasanya kayak ditampari pake sandal sampe 2 kali (sama kayak gol madrid ke gawang barca) dan bekas tamparan di pipi itu ada tulisan “AMPUUUNN REAL MADRID”.

Karena madrid menang, sms ejekan pun gak ada, malah sms ucapan selamat dari rekan-rekan seperjuangan (yang sama-sama mendukung madrid). Tapi ada seseorang yang sangat senang bukan karena Madrid menang, tapi karena aku ketiduran. Semoga aja si dia nggak baca tulisan ini.😀😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: