Lebih Baik Tidur Daripada Sahur

Setahun yang lalu, di bulan ramadhan. Tempatku bukanlah di sini. Jauh di sana, kota kecil yang dekat dengan deburan ombak laut. Kota Meulaboh yang banyak menyimpan berjuta kenangan selama tiga tahun aku menetap dan bekerja di sana.

Sekarang segalanya berbeda. Cuaca, suasana, teman menjadi serba lain. Segalanya serba baru kembali. Memulai hidup baru lagi dan mencoba eksis lagi di Kota Tebing Tinggi (hah, kayak grup band yang mau bubar aja…)

Kalau setahun yang lalu, aku terbiasa sahur dan buka bersama dengan teman-teman, sekarang harus sahur sendiri. Tiada yang membangunkan kecuali alarm hp. Tapi nyaris saja tak berguna, karena selalu aku lebih cepat bangun dari bunyi alarm. Selanjutnya cuci muka lalu menunggu sang pengantar makanan sahur di serambi.

Di kos-kosan ini, sebenarnya ada rekan kerja juga yang tinggal di tempat yang sama dengan kamar yang berbeda, kadang kami menyantap sahur bersama, kadang di kamar masing-masing. Habisnya, kadang-kadang dia juga sudah ada teman sahurnya di hp. He… he… he…

Ada kejadian lucu beberapa hari lalu. Aku membangunkannya untuk sahur dengan menggedor pintunya. Tidak berapa lama ia membuka dengan mata setengah picing. Lalu kuserahkan sebuah rantang dan aku kembali ke kamarku.

Pagi hari setelah bersiap-siap berangkat ke kantor bersama dengannya. Dia berbicara perlahan kepadaku.

“Nggak sahur aku tadi bang…”

“Loh kok bisa. Gak enak ya lauknya.”

“Bukan itu.”

“Jadi?” 

“Abis nerima rantang yang abang kasi, tidur lagi aku,” jawabnya tersipu-sipu.

“Memang payah kali aku kalo udah ngantuk. Maunya tidooor  terus.” Tambahnya

Gara-gara tidak sahur itu, makan malamnya pun jadi lebih cepat. Biasanya kami makan malam sehabis shalat tarawih. Kali itu aku makan malam sendiri sedangkan temanku abis magrib langsung cari warung buat menuntaskan rasa laparnya.

jaya


Satu Tanggapan

  1. Judulnya sangat provokatif.:mrgreen:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: