Children Camp di Pantai

Berkegiatan bersama anak-anak merupakan hal yang sangat mengasyikkan walau saat ini usia sudah berkepala dua. Namun semangat untuk bermain seakan menyala kembali melihat lincahnya mereka bermain bersama alam. Tertawa riuh saat terjatuh dan berlari berkejar-kejaran bersama iringan ombak pantai.

Children Camp

outbond

Aku tidak ikut berlari bersama mereka. Aku hanya mengabadikan keceriaan mereka lewat sebuah handycam. Mengikuti sudut tawa mereka hingga detik-detik lampu merah handycam menjerit lowbat. Kurangkum sebisanya aktivitas mereka untuk mengumpulkan tawa mereka kembali saat menyaksikan adegan itu tersaji dalam sebuah layar.

Keindahan Pantai Suak Timah turut melengkapi keceriaan anak-anak dalam pesta Children Camp. Sebuah bentuk kegiatan berkemah layaknya pramuka tanpa seragam dengan tajuk mencintai lingkungan sekaligus pengenalan global warming.

Disitu anak-anak belajar mandiri untuk survive di alam terbuka dengan konsekuensi menyiapkan sendiri segala kebutuhan jasmaninya yang barangkali selama ini tak sempat mereka pikirkan karena semuanya biasa diterima dan terhidang di atas meja alias siap santap. Tanpa pernah mengikuti dan larut dalam setiap penyajiannya.

children camp

mereka masak sendiri

———————-

Children Camp yang berlangsung selama dua hari sangat berkesan bagi mereka. Mendapatkan pengetahuan dan pengalaman baru sekaligus menambah teman.

Acara ini dikhususkan hanya diikuti anak laki-laki. Bukan karena tidak sensitif gender melainkan menjaga adat istiadat daerah setempat dan menjaga dari fitnah yang bisa saja disebarkan oknum masyarakat yang tidak senang dengan kegiatan tersebut. Walaupun sebelumnya kami telah mendapatkan izin dari Geuchik dan Ketua Pemuda Desa setempat.

Syariat Islam yang dijalankan di Aceh terkadang dimaknai terlalu sempit oleh sebagian masyarakat sehingga bila ada kegiatan yang pesertanya terdiri dari anak laki-laki dan perempuan akan diidentikkan dengan khalwat.

Dengan niat bersih dan memang bertujuan mulia, insyaAllah kegiatan pun berjalan lancar hingga selesai, apalagi Geuchik Suak Timah sangat mengapresiasi kegiatan tersebut dan menyilahkan kami untuk berkegiatan kapanpun dan berapa lama tak jadi soal baginya. Yang penting bertujuan mulia dan bermanfaat bagi anak-anak untuk masa depan mereka.

Sekembali dari kegiatan, aku memutar hasil rekaman dari handycam di televisi kantor. Ada beragam tingkah polah peserta dan panitia disana yang mengundang kelucuan dan membuat kami terpingkal-pingkal. “Bagaimana kalau diupload di Youtube…,” kata temanku. Tuing…

19 Tanggapan

  1. wah seru banget acaranya, good luck-lah

    tengkiu🙂

  2. seruuuuuuu, kok jay ga ajak bundo siyh..?😀

    senangnya berbagi tawa dengan anak-anak, sebenarnya mereka yang menghibur kita, bukan sebaliknya..

    Bundo kan udah sibuk sekarang sejak jadi Menteri Kesehatan,😀 jadi gak bisa diajak lagi

  3. bener main sama anak-anak muda pada masa seperti itu memang lagi seru-serunya..!

    yok main yok

  4. Wah,,,mau dunkzzz.
    Ikutan!!!!!
    Asyik kayaknya

    udah selesai, ntar buat ndiri ya, wkwkwk

  5. wah sepertinnya cukup seru.
    salam kenal mas marpaung.

    ehm… sangat seru pun

  6. jadi pengen ikut acara kayak gini, apalagi di pinggir pantai, pasti seru tuh…

    wah tentu donk, semuanya masih alami… tanpa ada bikini

  7. wedew serunya bermain sama anak2 aku paling suka itu😀

    tapi jangan banyakan main ya, kan udah tuirrr

  8. Hmm, pantainya terlihat lumayan sepi ya? Nggak seperti pantai parangtritis atau pantai lain di jawa. Pantai Suak Timah, di mana ya? Acehkah? cmiiw

    Iya, di Kec. Samatiga, Kabupaten Aceh Barat Prov. Aceh… tuh lengkap. Masih sepi karena belum dimanfaatkan sebagai objek wisata🙂

  9. acara yg seru, pastinya…
    apalagi brg anak2 yg lucu2 dan selalu bikin heboh..

    iya, seru lah pokoke

  10. Ta ngieng foto nyan, Katingat masa aneuk mit nyoe, he he he…

    oh, udah ngerasain juga enaknya maen begituan ya..

  11. Wow…. pasti asik tuh….
    Pantai Suak Timah itu dimana ya?
    Sukses terusssssssssss!

    di Aceh Barat bro…

  12. Heheee jadi ingat dulu pernah sekali ikutan berkemah2 gitu dari pramuka sekolah. Itu pertama kaliya liat pacat, dan ketakutan setengah mati…. hihhh.h..
    Sejujurnya saya tdk suka camping hanya krn tdk suka klo hrs ketemu binatang2 melata😀

    kalo campingnya di pantai mbak beda yang ditemui, gak bakal ketemu binatang melata

  13. saya dulu pernah sekali yang menjatuhkan badan ke belakang.. serem juga sih yaa hihi.. tapi modalnya cuma keberanian sama kepercayaan..

    ah..jadi kangen masa2 sekolah😀

    iya, kalo teman2nya iseng, kadang mereka suka ngelepasin gitu aja. Jatoh deh

  14. Wah… semoga manfaat acara tsb bisa lama dirasakan🙂

    insya Allah🙂

  15. jd ingt jmn smp hehe

    ingat apa hayyo…

  16. Hahhaa…mantav kan acara outbon nya??
    capa dulu yg buat..Sitampan Ogawa…hehehee… ^_^

    bah, itu kan udah turun temurun

  17. pantai .. mandi di laut .. plus main ban ..
    hmmm .. kegiatan yang rasanya sayang untuk ditolak atau dilewatkan .. jika ada yang ngajak :p
    rasanya lupa kl umur dah tidak lagi muda .. hehehe

    Cara Membuat Website

    mandi laut, awas ada ubur ubur

  18. seru bnget tuh acra camping nya, dpnggr pntai lgi…
    kpn lgi ada cmpingnya..?

    kalau ada kesempatan, bisa sebulan sekali atau dua bulan sekali dst

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: