Akhirnya… Lunas

Alhamdulillah

Genap sudah dua tahun perjuangan mengirimkan duit lewat ATM untuk melunasi cicilan sepeda motor bebekku. Akhirnya lunas juga.

HOREEE… **Sambil lompat kesana kemari kayak spiderman**

Menyicil itu kadangkala memuakkan, tapi bagi umat yang berkantong tipis jaring-jaring dan sedikit tambalan, menyicil itu adalah solusi cerdas untuk memiliki barang kebutuhan yang mendesak.

Coba aja bayangkan (gak perlu lah nempelin telunjuk di jidat). Kalo kita bukan cucunya Mantan presiden Soeharto atau anaknya Bakrie, kapan bisa beli mobil ato sepeda motor baru dengan duit kontan. Kecuali ketemu jin baik hati, terus disuruh nyebutin 3 permintaan. Aku bakal minta harta, tahta dan wanita… aha aha.

Walau bagaimanapun, cicilan itu adalah hutang yang wajib dilunasi. Akan enak dan tak terasa berat jika kita sudah memiliki pekerjaan dengan penghasilan yang cukup untuk melunasinya.

Jikalau terasa berat untuk melunasinya, carilah penghasilan tambahan. Kalau tidak dapat juga jual aja lagi barang kreditannya. Dijamin lunas.

Oh iya, setelah kreditan ini the end. Muncul lagi di kepala keinginan untuk memiliki tanktop, eh laptop. Kalau mau beli kontan, duit gak cukup, jadi mesti nyicil lagi. Gimana ya? **Mikir sambil belai-belai tahi lalat**

Ah, adakah orang yang baik hati memberiku sebuah laptop baru (bekas juga boleh) sehingga aku tak perlu lagi menyicil laptop.

Nyanyi ah…

Tuhan kirimkanlah aku
laptop yang baru dan asli
yang mencintai aku
apa adanya
(Semoga kalo gak dapat laptop, dapat wanita ehe ehe)
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: