Ada Apa di Hari Anak

23 Juli selalu diperingati sebagai Hari Anak Nasional. “Kenapa ya hari anak jatuh pada tanggal 23 Juli?” Tanya temanku saat itu. Aku menggeleng, tidak pernah terbersit rasa ingin tahu kenapa hari anak di Indonesia dirayakan pada tanggal 23 Juli.

Indonesia sebagai salah satu negara di dunia yang sudah tua dan sakit-sakitan ini memperingati hari anak sebanyak dua kali, satu berkelas nasional yang jatuh pada tanggal 23 Juli, satu lagi berkelas internasional yang biasa disebut Hari Anak Internasional yang diperingati setiap tanggal 20 November.

Lalu ada apa dengan hari anak…

Begini, kemarin di kotaku (Meulaboh) diperingatilah hari anak nasional dengan gegap gempita. Ratusan anak-anak sekolah tingkat SD/MI dengan pakaian seragamnya pawai dengan mengendarai betor (becak bermotor) diiringi guru dan sirene polisi. Anak-anak berwajah polos itu tersenyum, tangan mereka melambai-lambaikan kertas merah putih.

Aku memandangi rombongan pawai itu dari sudut warung sambil menyuap lontong masuk ke mulut. Perasaan bangga menyelinap di benak. Bangga karena para guru dan orangtua sudah mengetahui hari anak dan harapannya adalah tidak sekedar merayakan saja, namun perlindungan dan pemenuhan hak-hak anak terwujud di setiap daerah dan tidak lagi diabaikan.

Di Aceh, peringatan hari anak sudah lumrah. Pasca gempa dan tsunami 5 tahun lalu banyak NGO/INGO berbondong-bondong menyalurkan bantuan baik dalam bidang infrastruktur maupun program-program lainnya baik itu di bidang pendidikan, kesehatan dan pelayanan psikososial lainnya.

Darisanalah banyak program-program perlindungan anak yang berlandaskan Konvensi Hak Anak dipromosikan kepada keluarga, masyarakat dan pemerintah daerah karena anak dianggap pihak yang paling rentan dan membutuhkan perlindungan yang lebih dari pada orang dewasa. Apalagi dari bencana tersebut, banyak anak yang menjadi korban, mengalami trauma, kehilangan tempat bergantung dan putus sekolah.

5 tahun setelah pasca tsunami. Keadaan sudah benar-benar berbeda. Anak-anak banyak yang telah mendapatkan kembali hak pendidikan, kesehatan dan partisipasi mereka secara layak. Peringatan HAN pun gencar diadakan setiap tahun dengan berbagai aktivitas yang melibatkan partisipasi anak didalamnya.

Tidak tahu di daerah lain bagaimana… dimana kita tidak bisa menutup mata, betapa masih banyak anak-anak yang terampas dunia bermainnya. Banyak dari mereka yang menyabung nyawa di jalan, menjadi pengemis, pengamen, bahkan banyak yang dieksploitasi sebagai pekerja (buruh kasar maupun dilacurkan).

setiap sore abang beradik ini mengumpulkan batu sungai untuk bahan bangunan, seminggu mereka mendapat Rp. 20.000

setiap sore abang beradik ini mengumpulkan batu sungai untuk bahan bangunan, seminggu mereka mendapat Rp. 20.000

Diperkampungan yang terisolir, banyak anak-anak yang hanya menyandang status pendidikan Sekolah Dasar, karena tidak ada lagi sekolah tingkat atas di daerahnya. Kemiskinan tidak dapat mengantarkan mereka mengecap pendidikan tinggi, tatapan mereka buram untuk masa depan.

Tentu sedih jika menyaksikan anak-anak tak bersandal, berbaju penuh tambalan dengan tangan memegang muk berisi recehan menonton aksi teman-temannya yang lain dengan pakaian seragam rapi dan bersih, tersenyum dan tertawa dengan tangan mengibar-kibarkan bendera berkendara keliling kota. Sungguh pemandangan yang kontras dan miris tentunya.

Semoga saja hari anak nasional ini pemerintah lebih giat memperhatikan generasi penerus bangsa yang masih banyak terpuruk dalam kubang kehidupan yang tidak layak.

“Apa mungkin itu, adakah calon pemimpin kita saat berkampanye memiliki program berbasis pemenuhan hak-hak anak?”

“Entahlah. semoga saja bukan bencana lagi yang menjadi sebab anak-anak  terpenuhi hak-haknya.

34 Tanggapan

  1. Pertama dulu……😀

    • Untuk postingan, No komen…
      sukses terus untuk orang Aceh ya! Salam kenal!

      hehe… saya asli Sumut loh, cuma mengais hidup di Aceh🙂
      salam kenal bro..

      • keduaaaxxx….😀
        anak-anak di manapun berada harus diselamatkan dari keterpinggiran pembangunan.
        aku cari2 referensi kenapa tanggal 23 juli juga ndak ketemu🙂
        salam…

        keduaaxx dari belakang
        tengkiu ya udah bantuin nyari referensi walo gak ketemu, wkwkwk😀

  2. sukses aja dech buat empunya blog ini, salam kenal aja. N tarimang geonaseh❗

    Amin… teurimong geunaseh too😀

  3. Hadooh..
    bagaimana dunia memandang ?
    klo hare gene msh ada anak2 yg kehilangan keindahan masa2 indahnya..??? belajar..! bermain..!

    dia yg hrs mengais ngais .. menyabung harap.?

    banyak sekali pun anak-anak yang kayak gitu, belom lagi di negara yang miskin…

  4. Di Aceh hebat ya,ada acara pawai,klo disini mas kaga ada acara begitu,namanya juga pedalaman he,he.oy,blog q yg itu,blog gratisan mas🙂

    ntar bulan agustus dibuat aja pawai kemerdekaan,😀

  5. info yang sangat bagus, kritis dan membangun….. trim’s

    he…🙄

  6. jad iinget video klipnya radiohead yang all-i-need

    disitu diceritain beda anak bule dan anak negara miskin (sedihnya yg jadi anak negara miskin,anak indonesia)

    wih , kasian banget deh, kalo mau liat, di youtube aja

    apa tuh alamatnya?

  7. Duh kasihan yaa…
    Kecil2 sudah berat sekali hidupnya.

    Jadi bersyukur karena masih bisa kasih penghidupan yang baik untuk anak saya di rumah.

    beruntunglah punya orangtua kayak mbak zee ini😀

  8. ada atau tidak ada hari anak, tetap masih banyak yg harus dikerjakan utk anak2 indonesia, utk pemerintah paling tdk dipikirkan bagaimana nasib anak jalanan yg ada dimana2, termasuk ditiap lampu merah, utk diri kita sendiri, paling tdk, mulailah utk menyisihkan sebagian rejeki utk membantu anak2 yatim yg punya hak atas harta kita.
    salam.

    tepat sekali usulan bunda. Siap, laksanakan…

  9. waktu hari anak nasional . tiba-tiba ku distop oh ternyata ana-anak Tk dan ibu gurunya . dia anak-anak itu memberikan bunga kepada saya. ya bunga mawar merah. hari itu aku dapet dua tangkai mawar

    semoga masa depan anak seindah bunga mawar itu, hiks😀

  10. DUKUNG BUNDA.. JANGAN KHAWATIR KAMI SEMUA DUKUNG BUNDA

    SALAM CINTA KASIH

    Bunda lah sekolah kedua bagi anak-anak…🙂

  11. Selamat hari anak

    doanya bro…?

  12. hmm … hari anak terlewatkan begitu aja, bahkan terlupakan … di meulaboh ya, dik? keren ….

    iya nih di Meulaboh, tiap taon diperingatin di sini

  13. Anak” sudah sepantasnya mendapat hak nya sebagai anak”, dicintai, dikasihi dan dilindungi. Pendidikan harus menjadi prioritas utama bagi anak-anak di Indonesia kalau ingin bangsa kita ini menjadi bangsa yang maju🙂
    selamat hari anak, semoga anak” indonesia makin pintar dan sehat..

    kayaknya radesya ini aktivis anak ya…😀

  14. semangat utk seluruh anak2 di dunia!!😀

    MERDEKAAA!!!

  15. sebagai salah satu penerus generasi bangsa (yang ganteng), saya mengucapkan…

    selamat hari anak NASIONAL… ntar 20 November ngucapin lagi😀

    (kenapa ya dengan 23 Juli?)

    sebagai makhluk ganteng yang baik, tularkanlah kegantenganmu pada anak-anak😀

  16. Salut buat tulisannya…
    Di banda aceh saya melihat ada anak yang hebat mencari nafkah, mengemis membantu orang tua, dari jalan ke jalan!

    betul zul, mereka anak-anak yang hebat apalagi kalau diarahkan..

  17. sedih melihat masih banyak anak-anak yang harus bekerja keras demi sesuap nasi. jangankan pendidikan, untuk makan hari ini pun masih tak tentu.
    semoga mereka masih memiliki semangat untuk bangkit keluar dari keterpurukan. dan tentunya dgn uluran tangan kita semua, sekecil apapun itu, tentu berharga buat mereka🙂

    salam super…!

  18. huwa…. bugil !
    waduw ,
    ati” kena RUU bos !

    udah lama gak kedengaran kabar beliau…

  19. Selamatkan Generasi Indonesia😉

    bila perlu buat program save our generation kayak di tivi itu

  20. yg jelas ada berita miris dihari anak..10 anak di bawah umur ditangkap polisi bandara di dakwa perjudian..lagi2 di “kejaksaan tangerang”

    kalo disini ada beberapa kasus pelecehan seksual pada anak yang dilakukan orang terdekatnya

  21. Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang

    PEACE!!!

  22. baiklah. gampang itu. bisa diurus. tinggal ngeludah, yang kena bakalan jadi ganteng…

    (kok diliat-liat kayak air suci ya liur gw? hehe)

    itu sih najis, kalo kena bisa gatal2… bukan malah ganteng jadi malah korengan

  23. Haddiirrr…
    Ngikut kang boss…
    Ayooo… bunda, engkau bisaaa…
    cu…

    bunda dapat suara banyak nih…

  24. walah jadi ngantuk bacanya… heheheh….
    tp ada hal ptng ttng hari anak.,… yaitu rasa kasih sayang ortu pada anak itulah yg terpenting,,, mungkin itu ajahh

    ada kontes nee juragan ,, mau ikutan ??

    http://apocalytyo.blogspot.com/2009/07/nothing-impossible-bukan-sekedar-impian.html

    thankss..

    thanks infonya…

  25. Selamat hari anak walapn sdh lewat dan agk trlupakan,salam kenal ya😛

    selamat juga sama yang udah punya anak😀

  26. Boleh izin tukar link?
    Di http://widiastuti.Blogdetik.Com😛

  27. sik sikk .. tak wocone siikkk ….

    aku urung moco …

    biasanya baca dulu baru koment😀

  28. seperti apa keseriusan pemerintah dalam hal masa depan anak bangsa…. masa depan bangsa ini ada di tangan mereka yg sekarang masih anak2

    kita juga menentukan masa depan anak-anak itu loh,🙂

  29. hari anak ditetapkan melalui keppres 44/1984. mestinya, pemerintah kembali membuka latar belakang penetapan hari anak 23 juli. mereka anak2 kehidupan..yg nantinya akan mengelola negri ini. jgn sia2kan potensi mereka

  30. semoga bukan sekedar seremonial belaka….banyak yang mesti dilakukan untuk pemenuhan hak anak indonesia…

  31. Sayang HAN (Hari Anak Nasional) tahun mendapat kado pahit, berupa pemenjaraan 9 anak karena kasus tipiring!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: