Minta Tolong vs Menolong

Makhluk Tuhan yang bernama manusia (termasuk aku) tidak bisa hidup sendiri, itulah kenapa manusia disebut makhluk sosial, makhluk yang butuh pertolongan satu dengan yang lain, butuh interaksi untuk mencapai maksudnya, dengan kata lain, manusia itu saling ketergantungan dengan manusia yang lain (zoon politicoon).

Dalam kehidupan sehari-hari pun kita selalu membutuhkan pertolongan orang lain, dari hal-hal kecil hingga hal-hal besar. Pernah nggak mengaca diri, apa hal yang sering kita minta orang lain untuk melakukannya. Padahal kita bisa melakukannya sendiri. Mengapa dengan mudahnya kita menyuruh seseorang untuk melakukan sesuatu buat kita, apakah karena kita punya kekuasaan lebih daripada orang yang kita suruh?

Hal seperti ini seringkali aku jumpai di lingkungan baik di tempat kerja maupun di rumah. Misalnya nih, seorang kepala kantor merasa tenggorokannya kering. Ia butuh segelas air minum. Padahal jarak dirinya dengan dispenser hanya 3 meter, tapi ia lebih memilih memanggil OBnya untuk mengambilkan air minum itu.

Aku juga kadang demikian. Saat mau makan ternyata kelupaan ambil sendok atau gelas, nah seketika aku minta tolong teman yang kebetulan ke dapur untuk sekalian membawa sendok atau gelas itu. Padahal aku bisa saja mengambil sendiri, tapi ya karena malas bolak-balik itu jadi minta tolong. Sukur-sukur ia menolong dengan senang hati. Kalau menolongnya sambil ‘bernyanyi’ kan jadi gak enakan.

Kalo dipikir-pikir, ternyata meminta atau ditolong itu lebih mudah, lebih enak, lebih senang dari pada menolong. Pertama mungkin, meminta tolong itu kita yang merasa diuntungkan sedangkan menolong itu cenderung mengeluarkan sesuatu dari diri kita. Baik itu tenaga, pikiran maupun uang.

Kedua, meminta tolong atau ditolong itu sama dengan menerima, sedangkan menolong itu sama dengan memberi. Kebanyakan manusia ini lebih suka menerima ketimbang memberi (bener nggak ya?) atau kebalikannya… Lebih banyak peminta-minta atau pemberi-beri ya?! Ah jadi bingung. Tapi kalo diambil contoh sepertinya lebih banyak yang suka menerima ketimbang memberi, misalnya ada pepatah mengatakan, Lebih baik dicintai daripada mencintai = lebih baik menerima cinta daripada memberi cinta (hah… geblek, gak ada hubungannya sama menolong & ditolong nih)

Ketiga, ditolong itu meringankan beban, sedangkan menolong terkadang jadi beban si penolong (yang nolong gak ikhlas nih). Misalnya, ada temen ngutang duit, sebagai teman tentu wajib donk ditolong. Nah, ketika jatuh tempo utang belum bisa dibayar, duit di kantong juga udah kandas, akhirnya si penolong ikutan nyari utangan. πŸ˜€

Keempat, meminta tolong itu lebih cepat terpublikasi daripada yang menolong. Misalnya ada orang yang kecopetan. Terus teriak “toloooong… tolooooong!!!” Pasti orang-orang akan menuju ke sumber suara. Beda sama orang yang menolong. Gak mungkin kan dia teriak “Noloooong… Nolooooong…” Malah dikira orang gilak. πŸ˜€

Kelima, (pe)minta tolong akan menggunakan cara bagaimana agar wajahnya itu nampak ingin dikasihani, biasanya wajah orang yang minta tolong itu mulutnya agak dibuka sedikit berbentuk huruf O, matanya agak dicipitkan, suaranya dipelankan, tubuhnya sedikit membungkuk. Beda sama si penolong, ciri-cirinya terjemahin sendiri aja ya…

Intinya, menolong ataupun minta tolong itu bukanlah dosa, kecuali menolong dan meminta tolong untuk melakukan perbuatan dosa. Namun seperti kata orang alim, Tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah. Lebih baik lagi kalau saling tolong menolong. Seperti pesan di alQur’an, “tolong menolonglah kamu dalam kebaikan dan taqwa dan janganlah tolong menolong dalam kejahatan dan pelanggaran.” (al-Maidah:2)

Ini cume tulisan seorang yang kesuntukan mase… (bahasa malay) jadi wajar kalo nyeleneh dan banyak gak nyambungnya… Karena udah bosan liat berita di tivi tentang itu-itu aja.

Iklan

20 Tanggapan

  1. konyolnya, banyak di antara kita yg segan untuk mengawalinya dengan kata “tolong dong” kala menyuruh orang lain, alih2 memberikan pertolongan kepada orang lain.
    mari kita perbanyak menolong, ntar kita jg akan ditolong kok, tanpa kita minta πŸ˜›

    iya, biasanya akan mendapatkan pertolongan yang tidak diduga-duga

  2. Kalau aku bisa memilih lebih baik aju jadi si penolong namun itu sangat mustahil bagi saya,karna tdk ada manusia yg bisa menolong terus,pasti suatu saat dia akan minta tolong juga,jadi tolong dan menolong sudah menjadi tradisi atau warisan turun temurun tanpa pandang bulu.

    setuju bro.. asalkan tolong menolongnya dalam rangka berbuat baik.

  3. bagus buat inspirasi ,,..

    makasih ya …

    aduh jangan berkata begitu… cukup dalam hati saja πŸ˜€

  4. belum tentu lho.
    kalo ada artis cantik bilang : mas, tolong cium saya dong.
    nah, kan setidak-tidaknya point 1, 2, dan 3 gugur dengan sendirinya.
    πŸ˜€

    emang ada artis yang bilang gitu… kalo artis sih, gak perlu bilang begitu banyak yang mau cium
    cuma artisnya yang gak mau… alih-alih malah digampar

    • bener kata noe. tp klo artisnya itu saya piye mas? πŸ™‚ πŸ˜› πŸ˜€

      haha… ngarep ya. Berarti belom jadi artis kan…

  5. its soo… nice πŸ™‚
    -awali dengan kata2, tolong dong… or bisa nolongin ga…?
    -diakhiri dgn kata2, terima kasih, kamu baik deh… πŸ™‚

    *tapi kudu di inget, kalo kita sering dimintain tolong berarti kita orang yang sering dimanfaatkan. kalo org dimanfaatkan brarti dia org yg berguna. kalo orang itu berguna maka so pasti pahalanya berlimpah tuh…, asalkan ikhlasnya ga ketinggalan
    c u…

    iya, mantap lah… terima kasih ya pesan-pesannya

  6. pendapat y dalam dan patut di apresiasi.. menolong dan minta tlg, memang hrs berimbang kali..

    Kalau bisa dibanyakin menolongnya… (kalau mampu)

  7. minta tolong harus di imbangi dengan ucapan terima kasih…

    dan bisa juga gantian menolong… πŸ˜€

  8. Hehehe.. makanye banyak banyaklah menolong orang yaaaaaaaaaa.. jangan meunya di tolong mulu.. hehehe
    Salam Sayang

    terima kasih nasihat akang… πŸ˜‰

  9. kalo dalam istilah jawa ada sebutan bantu binantu……artinya kalau mendapat bantuan lain kali juga mestinya juga membantu…maka dari situ lah barangkali timbul semangat gotong royong….kalau maunya dibantu terus tanpa mau mebantu orang lain ya..repot juga….

    setuju… gotong royong itu budaya bangsa yang harus dilestarikan…

  10. TTS…….

    Tolong…dong.. ( klo lagi perlu )
    Terima Kasih..yaa.. ( klo udh dapet )
    Sorry..yaa.. ( klo gantian di mintain tolong kawan…..)

    gimenong..tuuu..yg begetek..???….. πŸ˜† πŸ˜€

    Tak usah ya… (kalo dia minta tolong lagi)

  11. iia bener… dari pada nonton tivi itu2 terus, mending pindahin sekalian reality show nya ke sini ia kang ?!?! heheheeh… ciamixxx..

    hiii… idenya koq repot gitu.. πŸ˜‰

  12. Tolong dong baca komenku ini?

    udah dibaca… terima kasihnya mana?? πŸ˜€

  13. Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang Sahabat ku

    salam sayang juga kang

  14. KUNJUNGAN DINAS SORE DARI KANGBOED

    Saka = KANG BOED… ??? Bingung
    Makasih ya atas kunjungannya

  15. blogwalking yah πŸ˜€ salam kenal

    wah susah juga yah, kalo yg minta tolong di sctv apa itu? eh itu mah reality show ya

    salam kenal kembali
    nah, reality shownya katanya gak realita… gimana tuh

  16. tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah.

    kalo ngasih kunci mobil (nolong) ke pengemis (yang minta tolong), gimana? mau dikasih gak tuh?

    ngasih kunci mobil ke supirnya kalee
    tapi pasti saya kasih… sayangnya saya belum punya mobil… πŸ˜€

  17. Kalo saya, lebih suka timbal balik. Saya suka ditolong tp juga suka menolong. Dan saya memang terbiasa selalu menggunakan kata “tolong” setiap meminta sesuatu pada orang lain.

    saking seringnya pake kata tolong, marahpun pake “tolong”
    misalnya nih… “tolong ya, mulutnya dijaga.” πŸ˜€

  18. menolong memang mulia dan dapat pahala,
    kalo di tivi menolong dapat duwit.

    ada yang menolong malah kena todong

  19. lam kenal, aluslah saling duluan dong kalo gitu

    salam kenal juga

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: