Akhir yang Baik

Belum reda letih setelah menyelesaikan pelatihan radio komunitas selama tiga hari, malam harinya sudah diajak teman-teman kantor untuk menghadiri acara nujuh hari meninggalnya ibu dari salah seorang yang cukup dikenal sebagian teman-teman di kantor. Tak apalah. Kuikuti juga niat baik teman-teman untuk mengunjungi ahli musibah sebagai bentuk simpati dan mengingat akan mati, walau mata masih redup bak bohlam lima watt.

Rumah ahli musibah tampak ramai. Pasti ahli bait termasuk orang yang cukup dikenal di masyarakat. Mungkin juga almarhumah memiliki track record yang baik. Karena aku sempat mendengar dari teman-teman bahwa almarhumah meninggal saat berzikir ketika baru usai melaksanakan sholat maghrib berjamaah di mesjid.

Kami pun memilih duduk di luar bersama hadirin yang lain setelah bersalaman dengan teman yang ibunya meninggal tersebut. Beberapa gelas kopi langsung terhidang di meja. Minuman khas Aceh ini memang tak pernah absen dalam setiap kunjungan dimanapun, apalagi di warung kopi.🙂

Teman yang ibunya meninggal ini duduk disampingku, ia menanyakan teman-teman lain yang tidak hadir. Ternyata kehadiran kami memang sangat berarti baginya. Ia pun meminta aku menyampaikan salam kepada teman-teman yang tidak sempat ikut.

Di sela obrolan itu, aku pun bertanya tentang proses menjelang kematian ibunya, aku ingin mendengar langsung dari mulut anaknya. Benarkah Ibunya meninggal seperti yang teman-temanku ceritakan?

Ia membenarkan cerita itu. Ibunya meninggal ketika sedang berzikir subhanallah-alhamdulillah-allahuakbar- sebagaimana yang umum dilakukan setelah melaksanakan sholat fardhu. Ibunya meninggal di dalam mesjid, di tengah-tengah jamaah lainnya. Ibunya meninggal dengan ungkapan pujian kepada Allah. Bagiku, ini kejadian luar biasa. Jarang sekali aku mendengar kejadian yang serupa atau biasa disebut Husnul khatimah.

Husnul Khatimah dalam Islam bisa diartikan dengan akhir yang baik dan ini selalu dikaitkan dengan kematian. Rasulullah bersabda : “Seseorang dinilai sesuai dengan akhir amalnya.” (HR. Bukhari). Dalam konteks inilah seseorang yang diakhir hidupnya dalam keadaan mengerjakan amal kebaikan maka ia disebut husnul khatimah, sedangkan yang diakhir ajalnya dalam keadaan mengerjakan amalan penghuni neraka, ini disebut Suul khatimah (akhir yang buruk).

Tentunya, orang yang meninggal dalam keadaan husnul khatimah adalah orang yang dalam hidupnya banyak melakukan perbuatan baik, melaksanakan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya, ia menjaga segala amal perbuatannya dari perbuatan kekufuran dan mempertahankannya hingga akhir hidupnya. Maka ia pun meninggal dengan akhir yang indah.

kuburan

kuburan

Setiap manusia tidak ada yang tau kapan ajalnya tiba. Oleh karena itu, kita harus mulai mengkaji diri, apakah selama ini hidup kita lebih banyak diisi dengan amal kebaikan atau amal keburukan. Kita juga harus berpikir, bagaiman jika tiba-tiba malaikat maut datang menyapa kita saat kita sedang melakukan perbuatan maksiyat.

Bagaimanapun, malam ini aku mendapat pelajaran penting akan kematian. Kematian itu ibarat tamu yang tak diundang. Ia bisa datang kapan saja tanpa sepengetahuan kita. Tinggal bergantung pada diri kita, ingin menyambutnya dengan hidangan amal kebaikan atau menyajikan hidangan perbuatan maksiyat. Pilihannya hanya ada pada diri kita masing-masing. Apakah ingin akhir yang baik atau akhir yang buruk…

Oh iya, ini ada link bagi yang pengen tau tentang tanda-tanda Husnul Khatimah dan Suul Khatimah. Dapetnya waktu jalan-jalan sama om goggle. Klik di sini

19 Tanggapan

  1. hmm… semoga kita termasuk orang yang khusnul khotimah yaa om…

    amin~

    iya, tapi jangan panggil om donk… geli

  2. aku juga.. ikut masuk orang yang khusnul khotimah ya…

  3. saya kalau ingat mati
    terasa bejuta rasanya
    berdirilah bulu kuduk ini

  4. Muda2han aja aku termasuk yg khusnul khatima

    • Semoga semua berakhir dengan husnul khatimah
      AmINNNN

      • amiin…
        diriku hanya bisa ikut berdoa saja.
        terus terang kadang ada rasa iri di diriku mendengar cerita seperti ini. jika perasaan ini terus ada, bagaimana bisa khusnul khotimah, ya??

        jadi motivasi aja bro… supaya kedepannya kita lebih baik lagi

  5. Subhanallah! Meninggal ketika sedang berdzikir! kr,Itulah impian semua muslim menjemput ajal dengan mengingat tuhannya. Dibukakan hijab dan mampu melihat indahnya keabadian di alam sana.

  6. Semoga aku khusnul khotimah

    amin🙂

  7. Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang

    Salam persaudaraan kang

  8. gpp… kalo om kan cepet matinya. hehehe…

    *piss

    wah, bukannya kakek2 yang cepet matinya. *diaz kalo senyum udah mirip kakek2 tuh*

  9. Keren…

    Semoga saya juga nanti….:)

    makasih ya… semoga apa nie???

  10. amieeenn semoga terwujudkan bagi kita smua

    amien ya rabbal alamin

  11. berharap aku juga bisa mengakhiri hidup dengan chusnul khotimah
    amin

    semoga bro…

  12. yang kita harapkan Adalah ujung hidup kita adalah kebaikan.
    dan ini adalah misteri hidup. selamat malam ya

    amin…🙂

  13. maksudnya dibanding anak muda ganteng pisan ini… (baca: GW)

    hehehe… eh, senyumku seperti orang tua? aseemm…

    emang asemm senyumnya.. haha

  14. Pada saat ingat mati baru deh mikir apa yg sudah kita buat selama masih hidup…

    memang susah kalo ingat mati, apalagi yang belum pernah mati…🙂

  15. Alhamdulillah, meninggal dengan keadaan khusnul khotimah itu sangat beruntung, semoga saya nanti kalo mati juga dalam keadaan khusnul khotiman!

    amin… yang penting keimanannya tetap dijaga sampai menjelang maut🙂

  16. Alhamdulillah, ada saudaraku yang meninggal dalamkeadaan khusnul khotiman! saya ikut seneng, sungguh beruntung! semoga amal ibadahnya diterima! amien.

    semua saling mendoakan

  17. Marilah masuk dalam ketenangan jiwa agar kita tiada menyesal nantinya
    Salam Sayang

    salam sayang juga kang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: