Iklan
  • Tulisan Teratas

  • Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

    Bergabunglah dengan 1.188 pengikut lainnya

  • Blog Stats

    • 152,694 hits
  • Arsip

  • Internet Sehat
  • Kategori

  • Yang sudi mampir

    harga kamera di Belah Duren di Musim Huja…
    adimame di Mengapa Harus 1 Juni?
    Abdi Jaya di Tentang Sebuah Jam Tangan
    Abdi Jaya di Tahun Baru Rasa Lama
    laptop gaming di Tentang Sebuah Jam Tangan
    ultrabook acer di Tahun Baru Rasa Lama
  • Alexa Certified Site Stats for www.m4rp4un6.wordpress.com
  • Dukung Wisata Jogja

    Yogyakarta / Jogja
  • award-luv-ur-blog-dari-fanny1
  • Yang Singgah

  • Meta

Lihat Kakimu!

Aku harus buru-buru nih. Kulirik jam di henpon. Wah… udah jam 14.45 wib. Artinya aku udah telat 15 menit dari jadwal sebenarnya. Belum tau jadwal apa ya…

Sini kubisikin… Aku akan mendatangi forum diskusi di sebuah LSM yang akan membicarakan tentang listrik. Temanya kalo gak salah “Urgensi Arus Listrik dalam Dunia Modern”. Wew… Pasti mau membongkar boroknya kinerja PLN Aceh Barat yang setiap hari kita ini lagi di diskotik. Bentar hidup, bentar mati.

Brumm… Brummm… Kugeber sepeda motor YT dan meluncur ke TKP. Diskusi belum dimulai. Aku duduk manis. Betol lah tak berubah adat istiadat di sini. Selalu telat. Acara dimulai setelah aku duduk manis selama setengah jam.

Was wes wos wos was wes….

Diskusi diujung sesi. Pukul 17.sekian sekian. Tiba-tiba bergetarlah pahaku. Kumasukkan jariku kedalam saku, mengambil sesuatu yang bergerak-gerak (henponnya ini, jangan ngeres lah). Bah, bang Omar menelpon. Tapi lucu kali kudengar. Macam pesulap pulak dia. Disuruhnya aku melihat kebawah

“Coba lihat kakimu.” Katanya berulang-ulang

Aku heran. Ngapainlah disuruh lihat kaki. Nggak ada yang aneh. Jari kakiku masih 10, kukunya masih ada. Jempolnya juga masih gede. Apa sih maksudnya..?

Mungkin karena mantranya nggak berhasil Bang Omar menyuruhku keluar. Kuikuti petunjuknya supaya aku juga mudah menangkap penjelasannya. Kalau didalam masih rame. Berisik.

Kali ini aku disuruh melihat sandal. Oalah… Jadi tadi disuruh lihat kaki itu maksudnya lihat sandah toh???

“Ha-ha-ha”

“Sorry bang, salah sandal rupanya aku.” Kataku sambil terkekeh-kekeh

Dasar meleng. Sandalku sebelah sandal bang Omar sebelah. Koq bisa ya aku pake sandal yang bukan pasangannya.

PERTANDA APAKAH INI

Aku positif thingking aja lah. Pasti aku bakal dapat rezeki besar ini. We will see…

Mbo, 24/4/09

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: