Huruf Taik

Ini cerita waktu aku maen ke rumah sodara. Sodara ku itu adalah seorang ibu rumah tangga yang baik hati dan tidak sombong. Dia punya anak yang masih kecil kira-kira berusia 5 taon gitu lah…

Si ibu memang telaten, setelah membereskan pe er matematika, fisika, eh.. bukan ding… maksudnya pe er mencuci, memasak, deesbe. Diapun mendekati anaknya.

Adik, ayo sini dekat mama, kita belajar membaca lagi ya…” Rayu si ibu sambil membelai kepala si bocah.

Gak mau… Adik mau maen.”
Si Adik melarikan diri tapi kemudian dikejar si ibu. Rayuan demi rayuan dilancarkan untuk menaklukkan si Adik. Akhirnya serangan mencapai sasaran. Adik pun lumpuh seketika.

Setelah si Adik memegang karton bertuliskan huruf alfabet dari A – Z. Si Ibu membacakan satu demi satu lalu diikuti si Adik. Si Adik mulai berulah. Barangkali sudah bosan.

“Ne terakhir… nanti kalau adik bisa jawab, belajarnya selesai.
Si Ibu menunjuk salah satu huruf lalu si Adik menerka. Wah… betul semua. Sudah 5 huruf dijawab dengan benar. Tapi koq gak selesai-selesai…

“Koq belum celecai ma, adik kan cape.”

“Iya, ini terakhir… benar ini yang terakhir.”

“Ah gak mau, dali tadi telahil-telahil aja.”

“Iya sayang, ini terakhir. Kalo adik bisa jawab belajarnya selesai. Mama janji… PEACE MAN… ” Ih, Gaul banget nih mamak-mamak!
Akhirnya Mama menunjuk salah satu huruf lagi.

“Kalo yang ini huruf apa?”

“Huluf TAIK.” Jawab adik singkat

“Lho koq huruf taik. Pantang bilang gitu.” Mama mulai kesal.

“Iya ma, ini huluf taik.”
Mama mulai sewot. Ini anak koq udah ngomong jorok.

“Siapa ngajarin adik begitu!!!” Mama marah.

“Kan mama yang ngajalin adik. Kalo adik lagi maen, mama bilang iiii… taik. Awas nanti kena.”
DUARRRRRRRR!!!!!!!!!!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: