Tips Mencegah Kemalingan Sandal

ghazyan

ghazyan

Aku dan empat temanku baru saja menyelesaikan kewajiban sebagai seorang laki-laki muslim, yaitu solat jumat. Begitu selesai, kami langsung menuju mobil untuk kembali ke kantor. Tapi salah seorang teman belum muncul juga. Kemana ya…

Tidak berapa lama muncullah dia dengan muka mesem… loh, koq udah kaki ayam???

“Kemana sandalnya Yat?” Tanyaku

“Rupanya ada maling sandal di sini.” Jawabnya singkat.

Mulia juga hati temanku Dayat. Barangkali kalau orang lain, mungkin sudah menukarnya dengan sandal yang lain.

“Koq gak ambil sandal yang lain aja Yat, yang agak mirip-mirip dengan sandalmu.” Tanyaku lagi (pertanyaan menjerumuskan…)

“Iya… sih, tapi sandalnya jelek semua. Mending gak usah diambil.”

Nah lho…

Fasilitas umum memang menjadi sasaran empuk bagi para maling sandal, biasanya mereka mengincar sandal jamaah yang berjubel saat pelaksanaan solat jumat dan tarawih. Menurut salah seorang sumber yang dapat dipercaya, pencuri sandal biasanya ikut solat (dengan niat mencuri tentunya), setelah imam mengucapkan salam, ia cepat beringsut dan berlalu meninggalkan mesjid dengan sandal baru (red. curiannya).

Karena asyik membicarakan kasus kehilangan sandal yang pernah kami alami akhirnya masing-masing punya tips agar sandal aman dari pencurian, sekaligus membuat maling sandal kehilangan mata pencahariannya.

Tips-tips agar sandal aman saat melaksanakan solat menurut teman-temanku:

1. Letakkan sandal secara terpisah. Jika kamu punya sepasang sandal, maka buatlah sandal kiri di sudut utara misalnya, sedangkan yang kanan di selatan. Ini agar memperlambat kinerja pencuri sandal, dan tentunya ia tidak mau repot mencari yang sebelah lagi. (Kan gak mungkin dia mencuri sandal cuma sebelah)

2. Pakailah sandal yang buruk. Biasanya pencuri sandal mencuri sandal yang bagus dan mahal. Pencuri sandal memegang prinsip “Ambil yang baik, tinggalkan yang buruk.”

3. Bawalah tas atau kantongan untuk menyimpan sandal kamu, dan letakkan tas di tempat yang aman. Jangan sampai tasnya hilang. Karena kerugian anda bisa double.

4. Gemboklah sandal kamu dengan gembok pintu atau bila perlu dirantai. Tapi jangan lupa menyimpan kuncinya.

5. Jangan pakai sandal. Niscaya sandal kamu akan aman di rumah. Dan tentu saja pulangnya pun jangan pakai sandal. Agar anda tidak dituduh maling sandal.

>>> JIka yang membaca ini adalah maling sandal, saya mohon mangaaaap banget karena bisa jadi setelah membaca tips ini, para jamaah akan lebih berhati-hati dan anda kehilangan mata pencaharian (yang haram). >>>

Iklan

7 Tanggapan

  1. Marpaung kalau seperti itu bs2 gemboknya yg hilang…
    Soalnya lbh mahal…

    Hahahaha…. pain juga ambil gemboknya kalo gak ada kuncinya

  2. wah, gembok sama sandalnya mahalan gemboknya…

    Koq tau… pedagang gembok ya, hehehe,

  3. huahahaha…. kalo sendalnya itu… maling juga mikir² kalo mau ambil 🙂

    justru itu bro…

  4. hahahahahaha…pergi ga usah pake sandal trus pulang pake sepatu…

    nah, ini maling sepatu namanya…

  5. salut deh
    ma temennya

    kadang aku juga pernah…
    mau ngambil sandal lain yg mirip
    mungkin siapa tau ketuker

    tapi gak ahhh

    Salut deh ama bro ibnu…

  6. waduhh..kadang-kadang kalo pulang solat jumat malah lupa. tadi pergi pake sandal gak ya???

    tapi gak sampe lupa niat solatnya kan…

  7. looooooooooooooooooooooooh…
    kan enak ambil yang baik tinggalkan yang buruk, pi ga semuwa yang loh kata to benar…..heheheheheheheheheheh

    pantesan jerawatnya gak ilang ilang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: