Berjalan di atas Air

Setiap kali melihat nelayan, laut dan ikan. hatiku tergerak ingin bersama mereka. merasakan angin menyambar-nyambar, merasakan diterkam deburan gelombang, berenang di sela-sela karang. Kehidupan yang sungguh bernilai.

Dua orang ibu-ibu mengayuh sampan mengarungi sungai yang tercipta dari aliran air laut yang membelah desa. Ibu-ibu yang perkasa itu hendak mencari kayu bakar ke ladangnya diperbatasan sungai. Aku sungguh ingin bersama mereka merasakan naik sampan. Kulihat sepanjang aliran kapal-kapal tertambat di bibir sungai. Kulihat pula sampan kecil bertengger, sebagian badannya terendam air. Kuungkapkan pada temanku kalau aku ingin sekali naik sampan itu.

Tak disangka, pemilik sampan itu ayah temanku. Aku berteriak padanya supaya membawaku dengan sampan itu berkeliling sungai. Dia benar-benar baik. Akupun dibawanya berkeliling dengan sampannya. Sesekali aku berteriak saat sampan oleng. Ternyata menjaga keseimbangan tubuh hal yang sangat penting saat bersampan ria jika tidak ingin nyebur ke sungai.

Sungguh benar-benar menyenangkan tak terkira berjalan di atas air. Terima kasih Mail, kau sudah memberiku kesan di hati. Terima kasih Allah… Engkau kabulkan keinginanku…

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: